Passion

1. Cari kekuatan kita dimana. Boleh cari kelemahan juga, tetapi fokus pada kekuatan. Salah satu caranya dengan bertanya pada beberapa orang.
2. Cari hal yang membuat kita mau berkorban untuknya yang membuat kita berani menderita karenanya.
3. Buat daftar kemungkinan passion dan lakukan seleksi dengan menanyakan apakah itu passion kita dan tanya kenapa.
4. Coba berbagai hal dan lakukan tiap hal tersebut dengan sungguh-sungguh semaksimal mungkin lalu tanyakan apakah itu passion kita.

Itulah beberapa kemungkinan yang aku peroleh dari hasil membaca beberapa jawaban dari sebuah pertanyaan mengenai cara menemukan passion di suatu website yang isinya orang-orang.
Serius mereka orang, dalam arti lain manusia.

Berawal dari pertanyaan

Apakah aku ounya passion?

Kemudian

Passionku di mana?
Bagaimana caranya aku menemukan passionku?

Aku mencoba mencari jawaban atas ketidaktahuanku itu.

Ada yang mengakatan, daripada mencari passion kita dimana lebih baik mencari cara agar sesuatu apapun itu menjadi passion kita.

Aku lumayan setuju dengan ini. Daripada bingung mencari passion kita dimana atau parahnya kita tidak menemukannya, lebih baik kita mencoba membuat suatu hal menjadi passion kita. Sayangnya aku belum mendapatkan pengetahuan akan hal itu atau lebih tepatnya aku belum tahu dimana aku bisa menemukan jawaban tersebut.

Sekarang mari kita ke pertanyaan bagaimana jika kita ingin mengetahui passion kita dimana?

Jawabannya adalah 4 poin yang aku tulis diawal.
Silakan baca ulang!
Seharunya kamu baca tulisanku dari akhir ke awal, tapi mau gimana lagi pasti kamu tidak kepikiran begitu kan? Yaudah sekarang aku beri tiga pilihan:
1. Baca ulang secara mundur. Hal ini kamu lakukan jika memenuhi kondisi kebingungan akan tulisan yang sedang kamu baca ini.
2. Kamu baca kembali poin-poin yang tergeletak di awal. Hal ini jika kamu lupa apa saja poin-poin yang sepertinya sudah kamu baca di awal-awal, tentunya jika kamu tidak melewatinya.
3. Tidak perlu baca ulang. Hal ini harus kamu lakukan jika kamu telah mengerti maksud dari tulisanku ini. Yang sebenarnya sang penulispun bingung apa maksudnya. Kalau ga salah.